Prostat adalah salah satu kelenjar yang berperan sangat penting dalam sistem reproduksi pria. Namun, apa saja sih sebenarnya fungsi dari kelenjar ini? Berikut ini adalah informasi lebih lengkap mengenai prostat untuk Anda.
Apa Itu Prostat?
Prostat adalah sebuah kelenjar kecil yang berlokasi di dalam panggul di bawah kandung kemih. Kelenjar ini hanya dimiliki oleh pria saja dan tidak ada pada wanita. Prostat akan mengalami 2 kali pembesaran, yaitu pada saat memasuki masa puber dan saat pria memasuki usia 30 tahun. Sementara untuk berartnya juga akan terus meningkat seiring bertambahnya usia.
Fungsi Prostat
Meskipun kelenjar prostat memiliki ukuran yang kecil, tetapi perannya sangat penting bagi sistem reproduksi pria, antara lain:
- Memproduksi semen: Semen adalah cairan berwarna putih yang keluar bersama sperma saat pria mengalami ejakulasi. Cairan ini mengandung enzim, zinc, dan juga asam sitrat untuk meningkatkan kualitas sperma. Selain itu, semen juga membantu melancarkan keluarnya sperma dan membantu memudahkan sperma bergerak.
- Menutup Uretra: Prostat berperan untuk menekan dan menutup saluran uretra hingga kandung kemih saat ejakulasi, sehingga tidak ada air mani yang masuk ke kandung kemih saat ejakulasi.
- Mendukung kinerja hormon: Kelenjar ini juga membantu menunjang kinerja hormon lain yang berperan penting juga dalam aktivitas seksual pria, yaitu hormon testosteron.
Penyakit yang Berisiko Menyerang Prostat
Prostat sama seperti organ dan kelenjar lain dalam tubuh yang rentang mengalami masalah kesehatan. Jika itu terjadi, maka tentunya akan memengaruhi aktivitas seksual dan juga mengganggu kesuburan pria.
Berikut ini adalah berbagai penyakit yang rentan menyerang prostat:
- Kanker prostat: Dibandingkan dengan jenis kanker lain yang menyerang sistem reproduksi pria, kanker prostat adalah yang paling umum. Gejala kanker prostat pada tahap awal sering kali tidak terlihat, tetapi penyakit ini bisa membuat Anda kesulitan buang air kecil.
- Peradangan prostat: Peradangan prostat atau prostatitis adalah peradangan pada kelenjar prostat yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, meskipun terkadang tanpa disertai oleh infeksi bakteri. Biasanya pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik.
- Pembesaran prostat (non-kanker): Pembesaran prostat juga bisa terjadi tanpa disertai kanker atau yang dikenal dengan Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Gejalanya yaitu Anda menjadi lebih sering buang air kecil, tetapi aliran urin melemah.
Penyakit pada prostat bukanlah hal yang boleh diabaikan karena dapat mengganggu aktivitas seksual dan kesuburan. Jika Anda merasakan adanya masalah saat buang air kecil seperti gejala yang telah disebutkan diatas, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

More Stories
Key Dental Care Klaten: Klinik Gigi Modern untuk Gigi Sehat dan Senyum Penuh Percaya Diri
Sering Alami Sulit Tidur Malam? Yuk Coba Tips Berikut Ini!
Penyebab Gagal Ginjal dari Kebiasaan Sehari-hari yang Sering Diabaikan